Desain Yang Cocok?

Nasrudin-edit

Jogja City Mall.

Saya pernah menulis tentang Jogja City Mall yang masih dalam proses pembangunan, bisa dilihat disini.

Beberapa waktu yang lalu, saya kembali mengunjungi kota Yogyakarta. Saya diajak ke mal ini, dan entah kenapa saya langsung tidak menyukainya pada saat kesan pertama. Foto ini saya ambil dari salah satu kawan yang juga mengunjungi mal ini. Saya menjadi ingin berbagi sebuah cerita dan kesan yang ada di benak saya kepada para pembaca.

Kesan Eropa sangat kuat di bangunan ini, tetapi saya benar-benar tidak suka, karena desain bangunan ini sangat tidak cocok dengan karakteristik Yogyakarta sebagai kota budaya, meskipun lokasinya jauh dari pusat kota dan berada di Jalan Magelang.

Nasrudin01-edit

Memasuki Jogja City Mall, saya semakin tidak menyukai plafon entrance yang sangat pendek seolah-olah kepala kita akan menabrak plafonnya. Sejenak saya kagum melihat profil-profil gipsum yang bertebaran disana sini. Sudah jelas itu adalah sebuah desain yang sangat mahal. Tetapi bagaimanapun saya tetap tidak suka melihat interior mal ini. Terlihat sangat memaksakan identitas Eropanya dan kurang cocok dengan jatidiri mal.

Jujur, memasuki Jogja City Mall, serasa memasuki rumah atau sebuah tempat yang jauh kesannya dari mal. Tetapi agaknya anak-anak muda yang datang kesitu, tak peduli dengan desainnya. Yang penting bisa nongkrong atau mengikuti lomba dansa/ tari jalanan saja sudah asik banget buat anak-anak muda itu.

Tempat makannya pun juga sedikit dan terus terang saya agak kecewa dengan pilihan manajemen mengenai stand-stand yang berada disitu. Gedung semahal itu hanya “dipasang” toko Matahari, padahal gedung itu sudah memakai profil yang saya yakini harganya sangat mahal. Selain pusat perbelanjaan Hypermart dan berbagai toko lainnya yang sebenarnya tidak kalah dengan toko di mal-mal di daerah Jakarta, masih ada Starbucks Coffee, J.Co Donuts dan berbagai restoran lainnya.

Mal apalagi yang akan berdiri di kota Jogja tercinta ini, selain semakin banyaknya hotel yang bertebaran di segenap penjuru kota Yogyakarta??

Bagi saya, Jogja City Mall sudah gagal.

Advertisements